Category Archives: share

Love is Precious

Siapa yang setuju dengan statement ini “Love is Precious”? Ya, cinta itu sangat berharga. Kadar harga yang dirasakan tiap orang soal cinta itu pastilah tidak sama.

Misalkan saja A harus menunggu 8 tahun lamanya sampai B mau menerima cintanya, sedangkan C baru 2 kali bertemu, sudah bisa mendapatkan hati D. Tentu nilai cinta yang didapat oleh A jauh lebih besar dari yang C dapat.

Cinta tidak egois, cinta itu rela berkorban agar orang yang kita cintai bahagia, cinta tidak harus memiliki, semua itu hanya omong kosong. Cinta itu harus dari kedua belah pihak. Cinta itu pasti egois, siapa yang rela orang yang kita cintai malah bersama orang lain?

love is precious 2

Pertanyaannya adalah, sudahkah kita menghargai dengan selayaknya cinta yang kita dapatkan? Banyak pasangan yang tidak menghargai cinta yang mereka punya. Bisa dibilang perasaan menggebu-gebu seperti dikala first date, sudah hilang dengan seringnya bertemu atau pergi bersama.

Tentunya kita tahu, bahwa penyesalan selalu datang belakangan. Saat ini kita bisa saja merasa saat bersama pasangan sudah biasa, dan tidak “segreget” dulu. Tapi tentu kita tidak tahu bukan, sampai kapan pasangan kita akan bersama dengan kita. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti, besok, atau lusa.

Betapa menyesalnya kita apabila ternyata esok pasangan kita sudah pergi. Yang tersisa hanyalah penyesalan karena kita sudah menyia-nyiakan waktu bersamanya.

Sulit untuk benar-benar memanfaatkan waktu yang berharga bersamanya? Tentu tidak. Misalnya saja apabila pasanganmu divonis sisa hidupnya tinggal hari ini, tentu kamu akan benar-benar memanfaatkan waktu dan akan meninggalkan kenangan yang begitu indah untuknya di sisa-sisa akhir waktunya.

Betapa bersyukurnya kita, apabila kita sudah memanfaatkan waktu dengan semaksimal mungkin setiap hari bersamanya, dan ternyata besok dia harus pergi. Kita sudah membahagiakan orang yang kita cintai semasa hidupnya.

Friends, let’s treasure our precious love wisely. Don’t waste it for unimportant things or quarrel. No one knows what will be happened tomorrow.

Seberapa Penting Penampilanmu?

Kita pasti setuju kalau penampilan itu penting. Yang orang lihat pertama kali pasti adalah look. Pepatah aja bilang cinta pada pandangan pertama. Jadi seberapa penting penampilan itu?

Ada banyak orang yang kurang percaya diri dengan penampilannya, sampai-sampai merogoh kocek dalam-dalam untuk melakukan makeover. Itu buat yang bisa merogoh kocek dalam-dalam, lah kalau orang yang ga punya kocek atau kocek nya bolong gimana? #eaaa

Makeover yang tadi dimaksud tentu aja plastic surgeon. Dari muda sampai tua, perempuan sampai laki-laki, seakan bukan lagi hal yang tabu untuk dilakukan. Bahkan di Indonesia pun sudah banyak yang melakukan, ada juga yang pria.

Seberapa penting penampilanmu
Banyak faktor yang mendasari keputusan yang besar ini. Faktor pertama jelas karena kurang percaya diri, faktor lainnya karena tuntutan profesi. Faktor lain karena karena memang faktor fisik yang kurang sempurna (bawaan dari lahir atau karena kecelakaan). Mungkin ada juga yang karena kebanyakan uang dan ingin pamer. Biasanya ibu-ibu kaya di arisan lomba panjang-panjangan hidung sama pinokio #efeknontonsinetron

Kali ini kita coba liat ke negeri sebelah, Korea *sebelah dari mana*. Siapa yang belum pernah nonton drama Korea? Atau yang belum pernah lihat iklan atau girlband/boyband Korea. Muka nya mirip semua soalnya hasil operasi plastik semua #jadimiripplastik

Yuk kita bandingkan foto before after artis Korea sebelum dan sesudah terkenal.

So Jin Girls Day

seberapa penting penampilanmu - So Jin Girls Day
KapanLagi.com ©

Minzy 2NE1

Seberapa penting penampilanmu - Minzy 2NE1
KapanLagi.com ©

Ye Eun Wonder Girls

Seberapa penting penampilanmu - Ye Eun Wonder Girls
KapanLagi.com ©

Jiyeon T-Ara

Seberapa penting penampilanmu - Jiyeon T-Ara
KapanLagi.com ©

Tiffany Girls Generation

Seberapa penting penampilanmu - Tiffany Girls Generation
KapanLagi.com ©

Suzy Miss A

Seberapa penting penampilanmu - Suzy Miss A
KapanLagi.com ©

UEE After School

Seberapa penting penampilanmu - UEE After School
KapanLagi.com ©

Hyorin Sistar

Seberapa penting penampilanmu - Hyorin Sistar
KapanLagi.com ©

Hyomin T-Ara

Seberapa penting penampilanmu - Hyomin T-Ara
KapanLagi.com ©

Sulli f(x)

Seberapa penting penampilanmu - Sulli f(x)
KapanLagi.com ©

Berbeda dengan 9 artis lainnya, Sulli f(x) sudah tampak cantik sebelum terkenal. Nah, dari ke sepuluh artis di atas, siapa yang menurutmu termasuk artis Korea yang melakukan operasi plastik?

Are you a real friend?

Are you a real friend
modernlifeblogs.com ©

Are you a real friend?

Itu kalimat yang pingin banget aku tulis di bbm group chat alumni kampusku sore itu.

Flashback dikit ya. Dulu, ada teman (cewe) di kampusku yang sempat kurang disukai karena sifatnya dan sikapnya yang frontal dan berani. Sebut saja Nia. Pemikirannya dan tindakannya yang berani itu menjadikannya seseorang yang aktif dan menonjol.

Well, like we all know, kebiasaan orang yang “suka hidup damai” adalah orang yang bermuka dua. Jadi di depan Nia, menyapa ala kadarnya dengan senyum yang palsu, tapi membicarakan keburukannya di belakang. Aku tidak membenci Nia, aku juga tidak menyukai Nia, posisiku biasa aja, karena kami berbeda jurusan dan di kampus hanya beberapa kali berpapasan dan tersenyum simpul.

Suatu kali, dia menjadi pembicara/motivator di acara kampus. Peserta nya ya kami-kami ini teman sekampus. Ada satu pendapat dan pemikirannya “Apabila aku di hina atau di judge kamu tidak mungkin bisa, aku justru malah akan termotivasi untuk bisa nunjukin kalau aku bisa”. Saat dia mengutarakan hal itu, banyak terdengar celotehan dan ejekan yang tidak enak. “Sok banget”, “Huuu”, dan lain sebagainya. Sedikit berbeda dengan teman-teman yang lain, aku terdiam saat itu, dan aku mengerti akan pemikirannya, karena begitu jugalah pemikiranku.

Singkat cerita, Nia berhenti kuliah di kampusku karena satu dan lain hal. Setelah kami semua lulus, akhirnya ada group bbm kumpulan para alumni seangkatanku. Tiba-tiba saja ada pembicaraan soal Nia. Kabarnya Nia sudah jadi orang hebat. Branch Manager dari 3 Perusahaan. Wooow banget memang, dia seseorang yang penuh dengan ambisi, aku juga terkejut, namun ya sudahlah pikirku.

Perbincangan di group semakin panas dan heboh, mereka juga tidak percaya dan muncul juga candaan-candaan yang mengejek. Sampai setelah beberapa saat, Nia di invite di group ini juga. Keadaan semakin panas saat ada salah seorang teman, perempuan juga, sebut saja Luvi, memulai perbincangan kira-kira seperti ini.

Luvi: Wow, keren banget Nia sekarang jadi orang hebat.
Nia: Ah ga juga Luv, aku biasa aja, kalian lebih hebat.
Luvi: Ya ngga lah, udah jelas-jelas kamu udah jadi branch manager gitu. Aku aja cuma jadi pegawai biasa, ga kayak kamu. Bangga aku punya temen kayak kamu, hebat banget.
Nia: Ngga lah, aku belajar dari kalian semua kok.
Luvi: Cariin kerjaan napa? Yang bisa enak kayak kamu.
Nia: Hmmm, kayak e belum ada lowongan deh. Coba aku cariin ya, kalau misal jadi marketing atau apa gitu mau Luv?
Luvi: Wah ya ga mau, aku mau nya kayak kamu, langsung jadi manager gitu.
Nia: … *mengalihkan pembicaraan*

Are you a real friend 2
jesperjuul.net ©

Aku terdiam dan menahan emosi. Apakah kamu layak di sebut teman? Ada teman yang sudah sukses sekarang karena kerja keras dan ambisinya, lalu sikapmu yang dulu mengejek dan menyela, sekarang (maaf) menjilat kayak gitu. Dan tetap aku merasa ada nada sindiran dari Luvi ke Nia.

Temans, plis deh, yang udah lewat ya udah biarin lewat. Kita hidup di masa ini kan, memang mungkin dulu ada teman kita yang pernah kurang kita sukai. Tapi itu kan dulu? Jangan karena sekarang dia sudah jadi orang hebat, kita langsung berubah cari muka dan gak tulus. Jujur dengan mental kayak gitu, ga mungkin dan ga layak deh si Luvi jadi manager.

Well, this is my opinion. Let’s just appreciate our friends sincerely. Who knows maybe sometimed we really need their help?