Keluhanku untuk LG – Part 6

Semoga ini menjadi part terakhir tentang rentetan kejadian keluhan ini. Melanjutkan postingan saya sebelumnya, pagi ini saya kembali melakukan eksperimen untuk mengabadikan kejadian restart yang saya keluhkan. Saya harapkan pagi ini saya cukup 1 kali lagi untuk mendapatkan kejadian bootloop dan optimizing app.

Jadi pagi ini 29 Agustus 2015, pada pukul 07:11 saya menyalakan G4 saya setelah semalam dalam kondisi mati. Dari dua hasil eksperimen kemarin, saya sudah mendapatkan range waktu dari saat menyalakan kembali, lalu restart sendiri, adalah sekitar 18-20 menit. Jadilah saya menyalakan video pada pukul 07:28, dan benar saja pada pukul 07:30-07:31 G4 saya restart sendiri. Tapi kali ini cuma sekali saja, seperti di eksperimen kedua. Videonya disini.

Saya masih penasaran kok belum muncul ya kejadian bootloop dan optimizing app itu. Jadi saya memutuskan untuk mencoba lagi keempat kalinya untuk bereksperimen. Pada pukul 08:05 saya matikan kembali G4 saya, dan saya charge sampai full. Sekitar pukul 10:13 saya menyalakan kembali G4 saya. Semua masih normal, saya rencanakan akan menyalakan video sekitar pukul 10:30.

Jadi saat itu saya sedang melihat-lihat HP saya, dan kemudian menyadari keanehan bahwa HP saya kok kembali ke bahasa Indonesia. Padahal saat saya terima kemarin dari SVC, sudah saya ubah ke bahasan Inggris. Dan memang ternyata setelah saya lihat lagi, hasil eksperimen semalam juga bahasanya sudah Indonesia. Jadi ketika saya selesai mengubah setting bahasa menjadi bahasa Inggris, tiba-tiba HP saya restart sendiri. Jadi di video ke-4 ini dimulai sedikit terlambat seperti di video pertama.

10:30 HP tiba-tiba restart sendiri, dan setelah selesai, bahasa tetap Inggris, dan pukul 10:32 tiba-tiba restart kedua kalinya, dan akhirnya yang biasanya saya alami bisa diabadikan kali ini. Bootloop itu terjadi, dan juga optimizing app. Ini yang selalu saya alami, dan kalau saya ingat-ingat memang saya selalu menggunakan setting bahasa Inggris tiap harinya. Well, saya tidak tahu pasti apa bahasa bisa menyebabkan ini atau tidak. Dan saya sudah tidak mau tahu lagi. Silahkan dilihat sendiri videonya.

Setelah optimizing 48 apps, HP saya selesai proses ini pada pukul 10:44, dan dengan kondisi HP panas. Beginilah tiap-tiap hari yang saya alami, seperti yang saya keluhkan. Terus terang saya cukup lega bisa memberikan bukti yang nyata bahwa memang apa yang saya keluhkan benar adanya. Meskipun saya harus membuang banyak waktu saya hanya untuk melakukan video-video ini. Tapi saya hanya ingin ada fakta, bukan cuma kata-kata saja.

Terus terang dengan keempat eksperimen yang saya lakukan dari kemarin sampai hari ini, sudah cukup jadi bukti yang kuat bahwa runtutan kejadian servis 2 kali itu hanya buang waktu saja. Ini masih terjadi, dan saya harus buktikan sendiri. Hari ini sudah hari ke 45 sejak saya membeli G4, dan total HP diservis adalah 22 hari.

Ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi. Terutama dengan fakta bahwa 17 hari HP saya ‘diservis’, kenyataannya tidak mendapatkan treatment apa-apa. Ini semua sudah sangat merugikan saya. Saya rugi waktu, energi, pikiran, dan perasaan demi hal yang sia-sia.

Saya adalah seorang web programmer, dan tentu saya bekerja dalam bidang teknis. Dalam pekerjaan saya, saya dituntut untuk harus bisa online sebanyak mungkin untuk pekerjaan saya. Dan saya membutuhkan support gadget yang memadai untuk ini, saya memilih G4 dengan harapan juga bisa membantu saya dalam hal bekerja. Kenyataannya berakhir 22 hari di tempat servis.

Sebagai seorang programmer, yang juga pernah mendapatkan keluhan dari user, ketika mendapati web yang saya handle error, ya sama keluhan yang saya dapat juga lewat CS, saya berusaha memahami keluhan user tersebut. Ketika saya tidak yakin akan kejadian yang terjadi, saya menghubungi CS kembali untuk menanyakan runtutan kejadian dan beberapa pertanyaan yang bisa memudahkan saya untuk mengerti apa yang dialami user, dan jika benar ada masalah, saya bisa dengan mudah memperbaikinya.

Jadi jangan katakan ada miss dari sisi teknisi, CS dan user, itu sudah kode etik kerja, saya juga seorang yang bekerja di bidang teknis, dan saya harus profesional. Jika memang kita profesional di bidang kita, tentu kita tidak akan dengan gampang memberikan alasan-alasan tidak masuk akal demi membela diri kita. Tentu saya juga mendapatkan tuntutan cepat untuk memperbaiki ketika ada bug/error yang terjadi di web yang saya handle. Ketika itu, tidak berarti saya langsung membalas sudah selesai kan? Yang dituntut cepat adalah cepat dan masalahnya beres.

Saya sangat menyesalkan kasus ini. Karena kelalaian 1 orang, brand LG sudah tidak memberikan kesan yang bagus lagi untuk saya. Saya tidak hanya pengguna smartphone LG, saya juga menggunakan kulkas LG, dan sempat berniat untuk menggunakan micro hi-fi LG karena saya percaya dengan brand LG, tetapi karena di kota saya tinggal tidak dijual, maka saya akhirnya membeli produk dari brand lain. Terus terang saat ini saya cukup bersyukur tidak jadi membeli, karena saya sudah kapok berurusan dengan masalah servis LG.

Meskipun setelah seri G4 ini nanti mungkin ada seri G5 dan seterusnya yang lebih wow, jujur saja, saya jadi ragu untuk membeli lagi. Sayang sekali menurut saya. Banyak karyawan Anda yang bekerja sudah baik, meskipun saya juga sempat komplain sebelumnya, tapi itu masih bisa dimaklumi karena keterbatasan yang ada. Nobody’s perfect.

Yang saya inginkan saat ini adalah SOLUSI. Saya sudah TIDAK PERCAYA janji servis untuk diperbaiki lagi. Ayolah, saya harus disuruh menunggu berapa lama lagi? 17 hari kemarin sudah terbuang sia-sia. Dan setiap saya menanyakan kompensasi untuk saya tidak ada jawaban apa-apa. Ini kelalaian dari pihak Anda, jangan rugikan saya lebih banyak lagi. Saya tidak perduli bagaimana caranya saya minta solusi yang TERBAIK SEGERA. Ini sudah mencapai limit saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *